Kamis, 01 Maret 2012

Jalan-Jalan Ke Taman Safari Indonesia 2

Liburan natal-tahun baru lalu, kami pergi ke Taman Safari Indonesia 2, Prigen, Jawa Timur. Kami berangkat tanggal 29 desember, karena setelah itu mau pergi ke penginapan bernama Blessing Hill, Trawas, bersama keluarga besar, menghabiskan malam tahun baru di sana. Sekedar info, di TSI ada diskon 20% tiket masuk jika pakai kartu BCA, sehingga cuma bayar 48.000 dari harga normalnya 60.000 rupiah.
Setelah bayar tiket, kami pun mulai menikmati pemandangan alam, eh maksudnya binatang. Oh ya, kami juga bawa makanan untuk binatang dari rumah, karena kalau beli sebelum pintu masuk taman safari, katanya lebih mahal, kami bawa wortel dan pisang, sayangnya nggak ada kacang. Golongan binatang yang suka jalan-jalan dan menjulurkan leher ke mobil buat dapat makanan mulai datang. Anak-anak kecil, saudara2ku yang lain, sih senang, soalnya mereka bisa ngasih makan n lihat-lihat makanan. Aku sendiri bagian foto-foto.
Semuanya berjalan lancar sampai masuk ke jalanan yang ada monyet kecil2. Pertama sih, senang karena bisa ngelemparin pisang, tapi setelah itu, ada monyet yang nakal. Sampai naik ke mobil! Dan yang lebih parah lagi, mobilnya mobil kami! Untung nggak dicakarin atau ngapa-ngapain, cuma jalan-jalan, naik ke kaca spion, terus saat mobilnya jalan, monyetnya udah turun.



Setelah itu, kami menuju ke binatang-binatang lain. Sayangnya beruang dan harimanunya lagi tidur, kemudian lanjut ke kawanan gajah, jerapah, unta dan zebra. Zebranya benar-benar lapar, ternyata, sampai sampai-sampai kaca mobilnya kejilat. Hahahaha..



Selesai keliling-keliling lihat binatang, kami ke wahana permainan dan show. Pertama dolphin show yang digabungin sama drama peterpan, waktu kami sampai di sana, udah ramai dan penuh sesak, dan udah berlangsung mungkin separo bagian, jadinya cuma nonton bagian tengah sampai akhirnya. Cukup bagus sih, karena panggung dan aktingnya oke. Cuma suaranya menurutku kurang kedengaran. Saking banyaknya orang yang nonton. 

Selanjutnya, show orang utan yang bikin kami ketawa garing sampai ngakak-ngakak gara-gara tingkah lucu orang utannya yang niruin pawangnya. Sebelum pertunjukan orang utan, ada foto bersama burung kakaktua yang bayar 10.000 per foto. Lucunya, uangnya diselipin di kaki orang utannya. Adikku yang paling kecil, Gita, langsung mau foto.
Gita foto bareng kakaktua
Up next, baby zoo. Di baby zoo, 2 adikku, Gita sama Tasia, foto. Si gita, foto sama bayi harimau. Tasia foto sama bayi orang utan yang lucu banget. Tiap foto dipatok 10.000. Sebenernya kasihan juga ngeliatnya. Yang bayinya sampai udah kayak ogah difoto, apalagi kan tempatnya agak gelap. Jadi, mau nggak mau, pakai blitz. Kalo dalam sehari, yang foto ratusan orang, bayi-bayi binatang itu kan jadi kecapekan, gara-gara kena blitz terus. 

Lanjut, ke tiger show. Tempatnya buat penonton nggak terlalu luas, dan karena datengnya agak telat, walau belum mulai sih, udah nggak dapet duduk di depan, terpaksa deh, duduk belakang. Foto-fotonya jadi nggak seberapa bagus. Yahh, biarin lah..
Harimau albino memanjat pohon demi dapat makanan
Terakhir, ke Journey of the temple of terror show. Show yang satu ini keren! Seperti di film-film. Show ini tentang 3 orang yang tersesat di sebuah temple. Settingnya kayak di suatu suku indian kuno, gitu. Dan yang cewek disekap sama yang jahat. 2 temennya yang lain berusaha nolongin. Yang seru ada jilatan-jilatan apinya dan special effect yang lain. Sayangnya, di sini dilarang keras, merekam atau memfoto selama pertunjukan berlangsung. Tapi, sebelum dan sesudah show, boleh kok. Seperti foto sama orang-orang suku indian yang garang-garang. Setelah itu, kami keluar dari taman safari dan pergi ke Blessing Hill.


Ini bukan bermaksud untuk promosi Taman Safari 2. Hanya bercerita tentang pengalaman jalan jalan yang hepi :D

Ditulis oleh : Christina