Minggu, 27 Oktober 2013

Jalan Jalan ke Makassar Day 2, Mengunjungi Malino

Rabu, 10 Juli 2013
Jadwal Hari ini : MALINO

Setelah Breakfast, kami menunggu mobil sewaan kami untuk menuju ke Malino. Kami sewa 2 mobil tapi 1 mobil nggak datang-datang. Sambil menunggu dan karena hari ini permulaan puasa serta banyak depot dan rumah makan yang tutup, Adik keluar hotel dulu untuk membeli Pangsit Mie dan Resoles untuk bekal perjalanan dan makan siang kami. Sempat sewot karena mobilnya nggak datang2,  pukul 10.00 barulah mobil ke 2 datang. Berangkatlah Rombongan kami ke Malino.

Malino adalah kelurahan yang terletak di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Perjalanan dari kota Makassar menuju daerah ini memakan waktu sekitar 3 jam.

Sepanjang perjalanan menuju Malino kami melewati gunung-gunung dengan pemandangan batu gamping dan pinus. Berbagai jenis tanaman tropis yang indah, tumbuh dan berkembang di kota yang dingin ini. Selain itu, Malino pun menghasilkan buah-buahan dan sayuran khas yang tumbuh di lereng gunung Bawakaraeng.

Tujuan pertama kami  Air Terjun Tokapala

Setelah mobil kami melewati jalan yang berbatu dan berkelok-kelok, akhirnya sampai juga kami di Air Terjun Tokapala. Air Terjunnya dekat dengan perumahan penduduk dan kami cukup berjalan 10 menit menaiki tangga.


air terjun tokapala, makassar
Air terjun Tokapala, dari jauh dan dekat



Setelah puas menikmati Air Terjun dan berfoto. Kami bergegas kembali karena hujan cukup deras.
Kami berteduh di Penginapan penduduk yang lagi sepi karena hari puasa. Makan siang sebentar di teras rumah penduduk.

Setelah makan siang dan cuaca cukup terang, kami menuju ke Malino Highland Resort. Malino Highland Resort ini adalah Tempat Wisata sekaligus Resort untuk mereka yang akan bermalam di Malino. Jika tidak bermalam disana, Tiket Masuknya cukup mahal Rp 50.000,- per orang. Karena tidak semua rombongan besar kami mau masuk ke Resort maka rombongan dibagi 2.

Rombongan Pertama terdiri dari anak-anak dan remaja serta 1 orang Kepala Suku (yang di pilih dari hasil voting ha ha ha..) bermain di Malino Highland Resort.

Rombongan Kedua terdiri orang dewasa menuju tempat ngopi dan ke pasar membeli oleh2

Rombongan Pertama
Karena Hari ini masih permulaan puasa dan bukan Weekend, maka Malino Highland Resort sepi sekali. Jadi rombongan pertama keliling Malino Highland dengan mobil. Pemberhentian pertama di kebun teh. Kebun tehnya sangat luas dan bagus buat foto-foto. Udara sejuk dan pemandangan nan indah.

Kebun teh yang sangat luaass dan hijau

Kemudian anak-anak menuju ke kandang kuda, ada banyak kuda gede-gede yang masing-masing diberi nama. Anak-anak pun segera naik kuda, bayar Rp. 25000,- untuk satu kuda.
Naik kuda dan kandang kuda2

Setelah puas naik kuda, perjalanan dilanjutkan dengan mobil ke mini zoo. Mini Zoo-nya memang benar-benar mini, karena hanya ada monyet dan binatang yang ekornya panjang(rakun kali ya?). Sebenarnya ada lagi tempat yang ada burung-burungnya, tetapi tidak bisa masuk, karena terkunci. Perjalanan dilanjutkan ke Air terjun kecil. Kami berjalan sekitar 10 menit menuruni tangga, dan jalan setapak yang sudah diaspal, begitu dekat air terjunnya kami memutuskan untuk tidak meneruskan karena ya memang kecil sesuai namanya, bagusan yang di Tokapala. Merasa tidak mau rugi, kami mau mengunjungi Green housenya, tapi tidak jadi karena ada yang sudah mau balik ke hotel.
Meskipun tidak jadi ke air terjun kecil, tapi banyak
bunga-bunga yang bagus di sepanjang perjalanan

Rombongan kedua mencari tempat untuk menunggu. Tidak jauh dari Malino Highland Resort ada Tempat bermain Anak serta ada depot kecil yang buka. Kami singgah disana sambil menikmati hawa dingin, minum kopi dan makan camilan serta melihat beberapa anak bermain di taman bermain.

Setelah itu kami menuju ke pasar untuk mencari oleh-oleh khas Malino. Di pasar banyak kami temui buah khas Malino seperti markisa, pisang, tomat dan lain-lain. Dan Oleh-oleh yang bisa dibawa pulang seperti : gula aren, gula kacang, dodol, kacang garing dan lain-lain.

Karena Rombongan pertama sudah selesai, maka kami bergabung dan janjian ketemu di pasar.

Dalam perjalanan, kami sempat mampir melihat para tentara TNI Angkatan Darat sedang berlatih Perang dengan membawa senjata. Anak-anak senang melihatnya. Ternyata menjadi tentara tidak mudah. Menurut Dokter Tentara yang kami temui, meskipun mereka sedang puasa, mereka harus latihan berat dari pagi sampai sore hari tiap hari. Dan yang tidak kuat dengan latihannya, kadang ada yang sakit atau melarikan diri dari Campnya.
Ayo cari di mana tentaranya?

Nah, yang ini lebih kelihatan tentaranya :)
Tak terasa kabut mulai turun di Malino, Jam 4 sore kami kembali ke Makasar.
Sesampai di Makasar, kami menuju Restaurant Chinese Food (lupa namanya). Tempatnya tidak besar dan kelihatan tidak terawat tapi pengunjungnya banyak sekali. Makanannya cukup enak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar