Selasa, 08 Desember 2015

Jalan Jalan ke China Day 4 : Tersesat di Temple Of Heaven, Pertama Kali Naik Bullet Train

Tujuan hari ini (hari keempat) adalah ke Temple of Heaven. Untuk menyingkat waktu dan karena mengajak Mama maka sebagian berangkat ke Tiantan Park (Temple of Heaven) dengan naik taxi dan 3 orang lagi berangkat dengan naik MRT. Kami janjian ketemu di pintu masuk. Sesampai disana dan menunggu beberapa lama kok tidak ketemu rombongan satunya. Ternyata pintu masuknya ada banyak 4 pintu. Wah sempat bingung juga. Akhirnya kami nekad masuk dengan membayar tiket masuk taman, dan untuk masuk ke temple-nya harus bayar tiket masuk lagi.

Adik saya sempat mencari rombongan yang hilang ke pintu masuk yang lain. Karena sangat besar tamannya adik saya naik semacam golf car untuk mencapai 3 pintu lain tersebut. Tapi yang dicari tetap tidak ada. Pada waktu kembali ke Templenya malah ketemu rombongan yang hilang sudah jalan-jalan disana. Wah capek deh.

Pelajaran yang harus diterima: Jangan pernah berpisah dengan rombongan, karena tidak ada HP jadi susah sekali mencarinya.

Taman di Tiantan Park sangat besar dan teduh, banyak sekali pepohonan. Di taman banyak orang yang berkumpul dan beraktivitas . Ada yang bermain musik, bernyanyi, senam pernapasan, belajar kungfu atau sekedar duduk-duduk main catur. Anak-anak kecil lari dan kejar-kejaran. Juga ada anak-anak TK yang sedang berjalan-jalan dengan gurunya. Dan tentu saja kami, turis, hanya mengamati dan menikmati keindahan dan keteduhan taman ini.





Templenya sendiri adalah tempat pemujaan agama Tao. Dibangun di area yang luas dan terdiri dari Bangunan Utama di tengah dan 2 bangunan lain di samping kiri dan kanannya. Pada waktu kami kesana ada pasangan yang lagi foto Prewedding disana. Di udara yang cukup dingin, mereka pakai baju pengantin ditambah lagi hujan turun cukup deras. Brr….Brrr… Yang lihat aja nggak tahan apalagi yang difoto.

Setelah puas di Tiantan kami makan siang dulu. Di perjalanan kami melihat sepeda yang diparkir dengan tempat kartu gesek disampingnya, ternyata itu rental sepeda. Jadi kalau mau rental sepeda tinggal gesek kartu dan kembalikan sepeda ditempat yang ditentukan. Wah canggih ya.





Setelah makan siang, kembali ke hotel, berkemas dan menuju ke Station Bullet Train dengan naik 2 taxi. Station Bullet Train ternyata penuh sesak karena di China lagi libur 3 hari merayakan hari Cing Bing, yaitu hari untuk menghormati arwah orang meninggal.
Jalan di stasiun
Perjalanan dari Beijing ke Hangzhou 6 jam, cepat sekali. Berangkat jam 17.00 sampai di Hangzhou jam 23.00. Tiket kereta seharga CNY 539 per orang. Kita bisa melihat speed keretanya di monitor di dalam kereta. Ternyata kecepatannya sekitar 300 km/jam. Pantas perjalanan Beijing Hangzhou cepat sekali. Kalau mau makan tinggal beli di restoran di gerbong tersendiri.





Sampai di Hangzhou sudah larut malam, kami melihat para penumpang berdesakan cepat-cepat keluar dari kereta dan kami masih santai jalan dan melihat suasana. Ternyata karena sudah malam hari, beberapa pintu keluar sudah ditutup. Hanya ada satu pintu keluar dan penumpang sudah antri mengular untuk mendapatkan taxi. Wah.. butuh perjuangan lagi untuk sampai di penginapan dan tidur. Banyak calo taxi gelap yang menawarkan untuk mengantar kami tapi dengan harga yang tinggi. Kami tidak berani memakai taxi gelap, takut kenapa-napa dan tidak sampai hotel. Ternyata tidak beberapa lama Polisi datang mengejar para calo taxi agar tidak menawarkan taxinya di Station. Untung kami tidak sampai pakai jasa mereka.

Petugas Security mengarahkan kami, karena ada orang tua yang ikut bersama kami. Petugas membantu mama agar tidak perlu ngantri taxi. Jadi mama dan 2 saudara saya jalan dulu di 1 taxi agar dapat sampai duluan ke hotel. Yang 3 lainnya tetap antri kira-kira 1 jam. Benar-benar capek hari keempat ini.

Salut untuk China karena mereka sangat memperhatikan kaum lansia di antrian bus, antrian taxi ataupun MRT. Kaum lansia, wanita hamil dan anak-anak harus didahulukan dan harus mendapat tempat duduk.

Ini dia kamar kami di Citadines Apartement Hangzhou. Apartemennya lengkap: ada 2 sofa besar, TV dan DVD player, dapur dan perlengkapannya, meja makan, laundry dengan koin, setrika dan mejanya.

narsis di apartemen citadines
ini dia kamarnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar