Selasa, 21 Februari 2017

Jalan Jalan ke Banyuwangi Day 1 : Trekking ke Teluk Hijau dan Sunset di Pantai Pulau Merah

25 Desember 2016 kami berangkat dari Stasiun Gubeng pukul 22.00. Perjalanan sekitar 6 jam.
Dan sampai di Banyuwangi keesokan harinya pukul 04.00 pagi.
Kami janjian dengan Driver, Pak Adit namanya, untuk dijemput di Stasiun Kalisetail Banyuwangi tetapi karena ada miskomunikasi dengan petugas kereta api akhirnya kami turun di Stasiun Temuguruh.
Untungnya Stasiun Temuguruh hanya berjarak 15 menit berkendara dari Stasiun Kalisetail.

Oleh Pak Adit kami diantar ke Hotel Mahkota untuk beristirahat sebentar dan mandi serta sarapan pagi.

Menu sarapan hari pertama di Banyuwangi sederhana tapi cukup enak. Yaitu Nasi, Cap Cay dan Tahu Isi. Setelah sarapan, sekitar pukul 08.00 kami mulai wisata kami ke Pantai Rajegwesi, Teluk Ijo dan Pulau Merah. Perjalanan ke Pantai Rajegwesi sekitar 2 jam dan melewati hutan jati dan hutan pinus yang indah milik Perhutani. Tapi untuk jalan yang dilewati sungguh menyiksa karena berbatu-batu. Dan kami hanya naik mobil Avanza yang seharusnya bukan untuk Off Road.

Ada 2 pilihan untuk mencapai Teluk Hijau. Pertama, naik kapal nelayan. Kedua, trekking. Karena pilihan pertama lebih mudah terutama karena ada orang tua, kami memilih pilihan pertama. Tapi situasi dan cuaca tidak seperti yang diharapkan.

Tiba di Pantai Rajegwesi seharusnya kami naik kapal menuju ke Teluk Hijau. Tetapi karena hari itu angin kencang maka semua nelayan tidak berani berlayar.

Pak Adit akhirnya mengantar kami ke pintu masuk trekking dengan mobilnya.
Di sana kami beristirahat sebentar di warung diatas bukit.  Dan membuat foto dari atas bukit.  Ternyata di dekat warung itu ada plang yang bertuliskan Teluk Damai. Ya, dan akhirnya kami mengambil foto kami berdiri di depan keindahan alam ini. Hasilnya cukup bagus.
Teluk Damai
Setelah itu kami mulai trekking menuju Teluk Hijau. Karena tidak ada persiapan trekking, kami hanya menggunakan sandal jepit yang tidak nyaman kalau harus jalan di bebatuan. Anak kami Tasia malah mencopot sandalnya untuk trekking karena pakai sandal yang agak tinggi.
Karena medan trekkingnya cukup terjal akhirnya kami hanya sampai di Pantai Batu.
Pantai Batu
Pantai Batu with Family

Pemandangan dari pintu masuk sebelum trekking

Dan kamipun kembali ke Pintu masuk awal. Disana kami bertemu seorang Ibu yang menemani Mama diwarung karena Ibu itu enggan trekking ke Teluk Ijo dan memilih menunggu keluarganya di warung tsb. Dari Ibu tersebut kami diberitahu ada wisata baru yang cukup bagus di daerah sana yaitu Wisata Pohon Pinus di Songgon. Tetapi karena tidak ada dalam jadwal kami, maka kami masukkan ke wish list saja.
Wisata Pohon Pinus Songgon
diambil dari : travel.detik.com

Perjalanan diteruskan untuk makan siang. Makan siang kami di dekat Pantai Rajegwesi dengan menu Ikan Bakar dan Lalapan serta Degan. Wah enak sekali dan ada wifinya lho. Sayang kami lupa nama depotnya… Walaupun lupa nama depotnya tapi masih ada fotonya di bawah ini :)

Depot yang lupa namanya apa.
Ada gazebo buat makan makan di tepi pantai

Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Pantai Pulau Merah sekitar 1,5 jam.
Tiket Masuk Pulo Merah : Mobil Rp 5.000, Pengunjung 8.000

Sampai di Pulau Merah masih pukul setengah 4. Sambil menunggu Sunset, kami menikmati pantai dan menyewa 1 kursi pantai dengan harga Rp 20.000,- per jam kemudian berfoto-foto, serta makan bakso dan minum degan.
Pantai Pulau Merah

Si kecil di Pantai Pulau Merah

Sunset di Pantai Pulau Merah
Bergaya di depan Sunset Pantai Pulau Merah

Berdua di Pantai Pulau Merah
Dalam perjalanan pulang dari Pulau Merah, kami makan malam di Lesehan Rindu di Jl. A.Yani (Depan KUA Jajag) Restorannya rame sekali. Saya kira akan lama pelayanannya, ternyata cepat sekali penyajiannya, enak dan murah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar