Rabu, 05 April 2017

Jalan Jalan ke Banyuwangi Day 2 : Alas Purwo dan Kelezatan Nasi Tempong

Tgl 27 Desember 2016, Hari ini rencana kami ke Taman Nasional Alas Purwo, Pantai Ngagelan dan Pantai G Land. Rencananya sih begitu. Tetapi kenyataannya cuma terealisasi ke Alas Purwonya saja hehe.. Untuk tahu kenapa silahkan baca ceritanya di bawah ini :)

Setelah makan pagi dan check out Hotel, kami menuju ke Taman Nasional Alas Purwo. Jalan kesana ternyata juga tidak mulus karena seharusnya ada jembatan untuk menuju Alas Purwo tapi sedang dalam perbaikan sehingga kita melewati jalan Perhutani yang masih berbatuan. Perjalanan sekitar 3 jam untuk sampai ke Alas Purwo itu sendiri.
Menuju ke Alas Purwo

Tiket Masuk Taman Nasional Alas Purwo : Mobil Rp 10.000, -  Pengunjung Rp 5.000,-

Sampai di Alas Purwo hari sudah siang. Kami menuju Savana Sadegan untuk melihat satwa liar.
Savana Sadengan
Kami dipinjami teropong atau bahasa kerennya binocular, oleh Petugas dan naik ke Menara Pantau di lantai 3,  tetapi yang terlihat hanya kumpulan kerbau.
Sedang mengamati kerbau
 Petugas menyarankan agar datang sore hari karena siang hari binatangnya masuk ke hutan karena sudah banyak makanan di dalam hutan. Saat terbaik untuk ke Savana adalah musim kemarau yaitu bulan Juni-Agustus karena banyak binatang keluar mencari makanan. Kami juga menjumpai beberapa mahasiswa Kedokteran Hewan yang tinggal di Mess Alas Purwo karena ada tugas memantau binatang liar.
Melihat beberapa mahasiswa yang sedang studi lapangan
Sambil ngobrol, Petugas menyampaikan bahwa baru saja ada banteng yang mati dimangsa segerombolan anjing hutan. Dan petugas menunjukkan videonya lewat hpnya.
Berikutnya kami berfoto-foto sebentar.



Setelah puas di Alas Purwo perjalanan dilanjutkan ke Taman Nasional Meru Betiri.
Tiket Masuk TN Meru Betiri : Mobil Rp 10.000,-  Pengunjung  Rp 7.500,-

Tujuan kami adalah ke Pantai Ngagelan untuk melihat penangkaran Penyu dan melepas tukik.
Tapi sekali lagi karena angin yang kencang, tempat penangkaran penyu hancur diterpa angin dan penyu-penyunya dilepas ke pantai oleh Petugas.
Wah kecewa deh…

Karena tujuan kami berikutnya ke pantai G land, kami tanyakan juga ke Petugas.
Petugas menyampaikan bahwa ke Pantai G Land harus naik Jeep yang disediakan oleh pengelola dengan biaya Rp 600.000,- dan sepertinya sedang tidak bagus cuacanya karena angin kencang kemarin. Sehingga semua sampah dari tengah laut terbawa ke tepian.
Wah kecewa 2x deh…


Akhirnya kami memilih membatalkan acara dan menuju ke Hotel Santika. Hotel Santika adalah hotel yang cukup baru di Banyuwangi. Kamarnya cukup luas dan juga ada kolam renang di Hotel. Sesampai di Hotel Santika hujan deras turun. Kami beristirahat sebentar di kamar, kemudian setelah agak cerah anak-anak berenang di hotel.

Jam 7 malam kami makan malam di  Nasi Tempong Banyuwangi. Tempatnya agak masuk ke gang alias ndelesep dan menunya bisa pilih sendiri. Walaupun tempatnya ndelesep masuk gang, ternyata rasanya enak, top cer. Berikut penampakannya :


Nasi Tempong


Setelah makan, untuk persiapan ke kawah ijen malam itu kami membeli Oksigen Portable di sebuah apotik, merknya Oxican. Hanya tersisa 4 buah dengan harga total Rp 158.400,-.

Kami beristirahat lebih awal. Karena malamnya kami berencana ke Kawah Ijen.